5 Ajaran Islam tentang Hidup Sederhana, Mudah Dilakukan
AYATINA – Islam menganjurkan umatnya untuk hidup dengan cara yang sederhana, dan tidak berlebihan dalam segala hal.
Hidup sederhana bukan berarti hidup serba kekurangan, tetapi lebih kepada cara berpikir dan bertindak yang tidak terikat pada kemewahan duniawi.
Ajaran Islam tentang Hidup Sederhana
Berikut adalah pembahasan mengenai ajaran Islam tentang hidup sederhana berdasarkan ajaran Al-Quran dan hadits Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wasallam:
1. Hidup Sederhana sebagai Ciri Kehidupan Seorang Muslim
Islam menekankan pentingnya hidup sederhana sebagai bagian dari keimanan. Rasulullah SAW telah memberikan contoh hidup sederhana.
Rasulullah SAW hidup dengan penuh kesederhanaan, meskipun sebagai seorang nabi yang mulia, beliau tidak pernah mencari kemewahan dunia.
Hidup sederhana dalam Islam mengajarkan umatnya untuk tidak terjebak dalam kecintaan yang berlebihan terhadap dunia, melainkan fokus pada kehidupan akhirat. Rasulullah SAW bersabda:
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو حَصِينٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ “عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
Artinya: “Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (ghina’) adalah hati yang selalu merasa cukup,” (HR Bukhori).
2. Menghindari Kesombongan dan Kecintaan pada Dunia
Islam melarang umatnya untuk berlebihan dalam mengejar kemewahan dunia. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Alquran surat Al-Qasas ayat 77 berikut ini:
وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ
Artinya: “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu lupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi. Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu.”
3. Menjauhi Kehidupan Mewah yang Berlebihan
Seorang muslim dapat jauh dari Allah SWT karena kemewahan dan kekayaan duniawi.
Melansir dari banten.nu.or.id, Islam mengajarkan umatnya tidak terjebak dalam kehidupan mewah, yang dapat menimbulkan kesombongan dan kerusakan moral.
Allah SWT telah berfirman dalam Alquran surat Al A’raf ayat 31 berikut ini:
يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ
Artinya: “Hai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”
4. Mensyukuri Apa yang Ia Miliki
Bersyukur merupakan kunci untuk hidup sederhana, agar selalu merasa cukup dengan apa yang telah umat Islam miliki, baik berupa harta, keluarga, ataupun kesehatan.
Bersyukur dapat menghindarkan seorang muslim dari perasaan iri terhadap orang lain, yang mungkin memiliki lebih banyak kekayaan atau kemewahan. Allah SWT berfirman dalam Alquran surat Ibrahim ayat 7:
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat Kami kepadamu; dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka azab-Ku sangat berat’.”
|| BACA JUGA : Makna 5 Tombo Ati: Ditinjau dari Kajian Al-Qur’an
5. Menjalani Kehidupan dengan Niat Ikhlas karena Allah SWT
Menjalani hidup dengan niat yang ikhlas penting untuk dilakukan, termasuk dalam memilih gaya hidup sederhana.
Melansir dari kemenag.go.id, Islam mengajarkan setiap perbuatan harus dilandasi dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam Alquran surat Al A’raf ayat 29 tertulis:
قُلْ أَمَرَ رَبِّي بِالْقِسْطِ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ
Artinya: “Tuhanku menyuruhku untuk berlaku adil. Dan hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap salat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula.”
Kesimpulan
Memilih untuk menjalankan hidup dengan cara yang sederhana tak dapat seseorang samakan dengan hidup sulit dan serba kekurangan.
Dengan mengikuti ajaran Islam tentang hidup sederhana, seorang muslim dapat menjalani kehidupan yang lebih seimbang dan lebih dekat dengan Allah SWT.
Wallahu A’lam
Oleh Luh Gede Anglika Gayatri Sukma